Ramah Millie Bobby Brown: Enola Bisa Jadi Tokoh Film Inspiratif untuk Penonton Muda.

Ramah Millie Bobby Brown: Enola Bisa Jadi Tokoh Film Inspiratif untuk Penonton Muda.
September 26, 2020 By Joshua Williams Data

Kapanlagi. com semrawut Millie Bobby Brown mengajakmu buat memecahkan misteri bersamanya lewat film terbaru, ENOLA HOLMES . Ia memerankan sosok Enola, adik perempuan sang tokoh intel Inggris legendaris, Sherlock Holmes (diperankan Henry Cavill). Ia dan Sherlock mencari ibu mereka, Eudoria (diperankan Helena Bonham Carter) yang tiba-tiba menghilang. Padahal selama ini, si ibu selalu menemani Enola di sebuah rumah di pinggiran London.  

Tokoh Enola diangkat dari novel karangan Nancy Springer yang kini divisualisasikan pada media film oleh sutradara Harry Bradbeer (sebelumnya menggarap serial TV, KILLING EVE ) bersama Netflix. Harry memboyong aktor Inggris untuk menyempurnakan karyanya ini di antaranya Millie Bobby Brown, Helena Bonham Carter, Henry Cavill, Sam Claflin dan aktor muda Louis Partridge.    

Khusus untuk Millie, ENOLA HOLMES menjadi kesempatannya untuk menunjukkan aksen Inggrisnya yang setuju, lantaran selama ini ia malah dikenal sebagai Eleven dalam serial STRANGER THINGS. Ketika bermain di GODZILLA: KING OF MONSTERS kendati ia kedapatan peran sebagai gadis Amerika Serikat.  

“Aku belum pernah memainkan peran British sebelumnya, hanya ada kira-kira peran kecil di serial TV. Ini saatnya aku bersinar secara aksen Inggrisku. Saat aku berperan jadi Eleven di STRANGER THINGS tidak banyak yang diucapkan. Kalau dalam dua film GODZILLA ego memerankan karakter dengan aksen Amerika yang kental sekali. Sebagai Enola sangat menyenangkan tapi juga bertentangan dari peran-peran sebelumnya, ” paparnya dalam sesi wawancara Zoom beriringan Kapanlagi.  

Millie Bobby Brown di GODZILLA: KING OF MONSTERS. Memotret: Warner Bros Pictures.

Besar harapan Millie kepada ENOLA HOLMES ini karena ia tidak hanya berakting di pendahuluan kamera melainkan juga duduk pada kursi produser. Di usianya yang 16 tahun, Millie sudah memiliki visi bahwa menjadi produser adalah sebuah kesempatan bagus untuk dia dan para sineas muda.  

“Di bisnis itu belum banyak sineas muda dengan berkecimpung, jadi menjadi bagian film ini menurutku adalah sebuah prefiks yang bagus. Tidak banyak sineas muda yang bisa punya jalan seperti ini. Selain menambah pengalamanku, aku juga ingin membantu para sineas dan juga berkecimpung pada sisi produksi sebuah film. Tersebut jadi seperti hasrat terpendamku, ” tuturnya.  

Sezaman produksi filmnya, Millie mengaku bersekolah banyak tentang motivasi dan petunjuk. Salah satunya ia dapatkan sejak rekan sesama produser, Ali Mendes. Disebutnya semasa produksi, Ali bisa dengan semangat datang ke letak, sambil mengasuh anak, dan berjalan dengan sangat baik.

1. ENOLA HOLMES Menyisipkan Sesuatu Untuk Penonton

Selain harapan lantaran sisi produksi, Millie menilai ENOLA HOLMES punya sesuatu yang bisa dipetik oleh para penonton. Sebab sekian banyak detail unil dengan dimasukkan dalam film, salah satu yang dipandangnya menarik adalah menerjang kemandirian Enola.

Dalam salah satu adegan baku hantam saja misalnya, Enola harus melawan pria yang lebih tua darinya. Alih-alih kemudian diselamatkan oleh orang lain, Enola berjuang dengan caranya sendiri meski sudah tentu tidak dengan mudah.  

“Kita sering melihat film secara adegan di mana para adam menyelamatkan perempuan. Aku rasa kita bisa bosan karenanya terus menerus. Kita butuh sesuatu yang segar. Aku suka karena Enola mampu menyelamatkan dirinya sendiri dengan gaya fisiknya meski dalam bahaya. Tersebut hal yang sering kubicarakan dengan Harry Bradbeer di sepanjang pengerjaan filmnya, ” tegasnya bersemangat.    

dua. Millie Ingin Enola Jadi Aktivis Inspirasi Para Gadis Muda

Millie pun tak terlepas melihat ENOLA HOLMES sebagai jalan besar untuk menyuguhkan sosok film pujaan baru bagi para penonton muda, khususnya para remaja dayang. Berkaca pada pengalaman tumbuh kembangnya, Millie mengamati tidak banyak arsitek utama perempuan asal Inggris yang bisa memikatnya.  

“Tidak ada karakter seperti Enola. Belum ada tokoh utama gadis Inggris seperti Enola saat aku lahir kembang untuk dikagumi. Kalaupun tersedia inspirasi aku dapat dari Hannah Montana, amu tahu dia berawal dari Amerika, ” ceritanya.  

Ia pun mengecap sosok film lainnya yang tetap sudah kita kenal, yakni Hermione Granger dalam franchise HARRY POTTER. Ada Hermione Granger tapi dia bukan tokoh utama, ” lanjutnya.

Kebutuhan hendak tokoh muda asal Inggris dengan menjadi tokoh utama seperti terobati ketika Millie membaca novel Enola beberapa tahun lalu. “Membaca wacana ini aku yakin banyak gadis muda yang akan menyukainya seperti aku. Setiap orang bisa menonton ini dan menikmati ceritanya, ” yakinnya.  

Serta kini tokoh yang diharapkannya itu sudah terwujud dalam versi layar lebar. Ia sendirilah yang menjelma pemerannya.  

 

3. Intip Trailernya Dulu

ENOLA HOLMES sudah tayang pada Netflix per 23 September. Memperhatikan trailernya dan selamat menonton filmnya.